25.3.11

awal berawal


REGISTRASI OH REGISTRASI
                Liburan memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Untukku sendiri, liburan berarti masa yang terlepas dari tekanan dan beban yang sehari-hari kita emban, tidak ada deadline tugas, tidak ada rapat, pokoknya semua hal dilakukan dengan santai.
                Namun, semenjak menginjakkan kaki di kampus putih biru tercinta, rasanya hal itu sangat sulit untuk didapatkan. Setelah berpisah dengan keluarga tercinta untuk beberapa waktu lama yang sangat menyiksa, terutama makanannya, saya masih harus berpusing-pusing memikirkan registrasi untuk semester yang akan saya jalani kedepannya. Sangat cukup mengganggu keharmonisan suasana liburan. Walupun pihak kampus telah meringankan proses registrasi bagi mahasiswa yang berada di luar Bandung, tetapi tetap saja prosesnya ribet. Anda harus terlebih dahulu input mata kuliah yang ingin Anda ambil, lalu Anda harus perwalian dengan dosen wali Anda untuk hanya mengatakan “Pak, saya si Anu,mahasiswa wali Bapak, tolong registrasi saya di-ACC ya Pak”. Selesai. Semua orang berharap itu terjadi pada dirinya. Namun kenyataan di apangan tidak berkata begitu mudah.
                Untuk hari pertama proses registrasi dibuka, banyak teman-teman yang berada di luar kota Bandung mengalami kesulitab untuk mengakses website registrasi. Setelah Anda berhasil menembus ramainya traffic kominikasi, lalu Anda akan mulai input output mata kuliahAnda. Syukur-syukur bisa lancar, banyak teman-teman yang mengalami kesulitan karena quota penuh, kelas tidak ada, mata kuliah tidak ada, dan sebagainya. Untuk yang bermasala, segra hubungi dosen Anda, mudah-mudahan segera ditanggapi, bila tidak Anda harus terus melatih kesabaran Anda.  Bila sudah selesai Anda akan minta izin pada dosen wali Anda agar segera meng-ACC registrasi yang telah Anda lakukan dengan keringat dan otak yang sudah “mumet”. Tahapan terakhir yang paling penting Anda lakukan adalah mencetak KSM yang menjadi penanda sah Anda akan mengikuti mata kuliah yang Anda ambil. Ketika Anda akan mencetak KSM, Anda akan melihat mata kuliah yang telah Anda ambi. Lagi-lagi, syukur bila jumlah mata kuliah yang Anda inginkan sama dengan yang terpampang di depan muka Anda. Namun, apa jadinya bila mata kuliah yang akan Anda jalani untuk satu semester ke depan berbeda dengan yang Anda input-kan???? Bagaimana bila dosen wali Anda men-drop mata kuliah yang Anda masukkan secara sembarangan, tanpa memperhatikan apa yang Anda inginkan??? Apakah ini yang dinamakan keberpihakan pada mahasiswa??? Apa ini yang namanya kebebasan mahasiswa???
                Hal itulah yang saya raskan dan sangat  menggangu otak yang saya miliki ini. Rasanya, sebel, marah, semuanya menjadi satu di ubun-ubun, ingin rasanya melemparkan semua benda yang ada di hadapan saya pada saat itu. Sabar…. Sabar… sabar… ingat pada-Nya yang membuat saya tetap menahan amarah yang sudah siap meledak-ledak dalam dada. Ingin rasanya berteriak mengabarkan pada semua orang jika saya tidak bisa menentukan pilihan saya sendiri.
                Perlu waktu yang tidak singkat untuk melupakan hal menyebalkan ini. Seiring berjalanya waktu dan kesibukan yang sudah mulai terasa ketika kuliah serta dukungan dari sahabat yang terus mengatakan ‘mungkin ini yang terbaik buat kamu’, saya harus mengalah  kepada birokrasi yang ada di kampus.